Mengakali duplicate content saat mengutip ayat atau quote

Perkembangan logaritma mesin pencari khususnya Google makin ketat saja. Update terakhir mengenai pemangkasan index pencarian terhadap website dengan konten buruk atau terlalu sedikit. Berdasarkan info yang saya dapat bahwa algo kali ini merupakan terusan dari Google Panda 4, Cmiiw. Tentu saja parameter lebih awal tidak bisa diabaikan, yaitu mengenai duplicat content.

Konten yang gemuk pun jika berisi hanya konten hasil kopas tentunya tidak bernilai dimata si embah. Bahkan konten yang bagus pun bisa turun rankingnya jika disisipi konten yang tidak original.

Ini dia yang jadi masalah >> Saat kita menyertakan ayat Al-Quran atau kitab suci lain, atau quote yang agak panjang. Tentunya isinya akan identik dengan blog lain yang menyertakan ayat yang sama. Tidak mungkin kan jika kita merubah isi ayat tsb, kecuali mau berhadapan dengan MUI :D

Solusi..??
Tidak butuh hal-hal rumit untuk mengakali masalah ini. Cukup gantikan saja blok ayat tersebut dengan gambar maka masalah duplicate content sudah teratasi.

Mencari gambar yang berupa tulisan ayat dan artinya itu dimana? Sangat mudah menurut saya. Buka saja buka saja website referensi kitab atau aplikasi kitab, cari ayat yang dimaksud lalu printscreen dan edit. Atau bisa juga dengan mengetik sendiri ayat tsb, lalu printscreen dan edit gambar.

Salah satu artikel yang saya terapkan untuk cara ini adalah pada postingan berjudul “Menjadi Kekasih Allah” di motivasi.blogekstra.com. Silahkan cari dan lihat ayat yang disisipkan disana.

Selamat mencoba cara ini, yuk diskusi di form komentar bawah untuk kendala yang ditemukan.

Hallo Dunia!

Alhamdulillah akhirnya bisa kirim postingan pertama.
Sebenarnya ini postingan kedua karena postingan pertama disabotase oleh oom WordPress dengan judul “Hello World!” hehe. Si om WordPress ini emang baik, udah ngasih gratis blog engine, juga ngajarin bikin artikel pertama itu. Gak heran kalo ia jadi blog engine paling populer. Bahkan sekarang ia bukan saja berperan sebagai blog engine tapi juga dapat menjadi cms yang lengkap.
Postingan-postingan awal kadang tidak terlalu berarti untuk sebuah blog. Tapi bagi saya minimalnya menjadi kenangan untuk nanti saat blog tersebut sudah menjadi selebritis. Terlalu percaya diri kayaknya yg punya blog ini.. :P
Dan dengan diterbitkannya postingan ini menandakan blog ini siap dihidupkan dan dibaca publik. Bismillah.. Semoga blog ini bermanfaat, sebagai media belajar, berbagi dan silaturahmi.